Belajar Digital Marketing yang Berdampak ke Pertumbuhan Bisnis.

Bukan sekadar belajar menjalankan ads, membuat konten, atau mengejar traffic. Dalam kelas intensif 3 hari ini, Anda akan belajar membangun digital marketing sebagai satu sistem growth yang terhubung dari market, value, brand, awareness, sales, hingga CRM— dan setiap aktivitasnya dapat ditracking.

Impacta Kelas Total Growth Marketing

Belajar Digital Marketing yang Benar, Bukan Sekadar Belajar Tools dan Channel.

Content, social media, ads, SEO, website, sales, hingga CRM adalah bagian dari digital marketing. Tantangannya adalah memahami apa yang perlu dipelajari lebih dulu dan bagaimana semuanya saling terhubung.

Kelas ini membantu Anda memahami digital marketing secara utuh sebelum masuk lebih jauh ke masing-masing channel.

Memahami Market sebagai Fondasi

Belajar mengenali siapa target market, masalah yang mereka hadapi, dan apa yang membuat sebuah produk atau brand relevan bagi mereka.

Memahami Peran Setiap Aktivitas Marketing

Melihat bagaimana content, social media, ads, SEO, dan channel lainnya memiliki peran berbeda dalam membangun customer journey.

Memahami Customer Journey secara Utuh

Mempelajari perjalanan customer dari mengenal brand, tertarik, menjadi leads, hingga akhirnya melakukan pembelian.

Menghubungkan Marketing dengan Sales dan CRM

Memahami bahwa digital marketing tidak berhenti pada leads, tetapi berlanjut ke proses closing, retention, hingga repeat purchase.

Digital Marketing Biasa vs Digital Marketing dengan TGM

TGM membantu melihat setiap bagian digital marketing sebagai satu kesatuan yang saling terhubung dalam perjalanan customer.

Belajar Digital Marketing Biasa

image 118067

Total Growth Marketing

Belajar Digital Marketing dengan Framework Total Growth Marketing

Total Growth Marketing membantu Anda memahami digital marketing melalui 7 elemen yang saling terhubung, sehingga setiap aktivitas marketing tidak hanya dilihat dari performa channel, tetapi juga dari perannya dalam customer journey dan dampaknya terhadap pertumbuhan bisnis.

Selama 3 hari, peserta akan mempelajari dan mempraktikkan framework ini untuk merancang aktivitas digital marketing yang lebih terarah, terukur, dan berorientasi pada growth bisnis.

Strategic Marketing

Understanding Market, Value Creation, Brand Blueprint

Tactical Marketing

Brand Awareness, Acquisition, Activation, CRM

Across the System

Data & Insight untuk evaluasi dan optimasi

3 Hari untuk Mempraktikkan Cara Kerja Digital Marketing End-to-End

Materi disusun secara runut dan terstruktur agar peserta memahami setiap bagian digital marketing serta keterhubungannya sebagai satu kesatuan. Klik masing-masing hari untuk melihat detail materi.

Day 1 Understanding Market & Value Creation
Day 2 Brand Blueprint & Brand Awareness
Day 3 Sales & CRM
01

Memahami Market, Lalu Menciptakan Value yang Layak Dipilih.

Hari pertama dimulai dengan memahami fondasi utama dalam digital marketing: masalah yang ingin diselesaikan, siapa yang memiliki masalah tersebut, dan seberapa besar potensi marketnya. Dari pemahaman tersebut, peserta kemudian belajar menciptakan value yang relevan dan mampu memenangkan persaingan.

What is the Problem That You Are Trying to Solve?

Understanding Problem

Menentukan masalah utama yang benar-benar ingin diselesaikan bisnis sebagai titik awal strategi. Peserta belajar membedakan gejala dengan problem inti agar marketing tidak dimulai dari asumsi atau aktivitas.

Praktik: Merumuskan problem utama yang ingin diselesaikan bisnis.

Who Has the Problem?

Segmentasi Market

Memetakan siapa yang memiliki masalah tersebut melalui segmentasi market, memilih target segment, serta mengenali profil customer ideal, decision maker, dan user yang terlibat dalam proses keputusan.

Praktik: Segmentasi market dan penentuan target segment prioritas.

How Big Is the Potential?

TAM, SAM, SOM

Mengukur seberapa besar potensi bisnis menggunakan Total Addressable Market (TAM), Serviceable Addressable Market (SAM), dan Serviceable Obtainable Market (SOM), lalu melihat apakah peluang tersebut profitable, sustainable, dan scalable.

Praktik: Market potential mapping menggunakan TAM, SAM, dan SOM.

Deep Empathy

Value Creation

Menggali customer secara lebih dalam melalui buying factor dan customer profile: customer jobs, pains, serta gains. Insight ini menjadi dasar untuk memastikan value yang dibuat benar-benar menjawab kebutuhan customer.

Praktik: Customer profile dan Value Proposition Canvas.

Competitor Mapping & Analysis

Competition

Menentukan market category dan memetakan head-to-head competitor, direct competitor, indirect competitor, hingga non-competitor. Analisis dilanjutkan untuk melihat bagaimana brand dapat memenangkan persaingan.

Praktik: Competitor mapping dan analisis ruang kompetisi.

Menetapkan Unique Value Proposition (UVP)

UVP

Merumuskan pernyataan value yang jelas dan ringkas, mampu menyelesaikan masalah customer, sekaligus memberikan alasan kuat mengapa brand layak dipilih dibanding alternatif lain.

Praktik: Draft UVP bisnis yang relevan dengan customer dan kompetisi.

Offer Architecture

Offering

Menyusun struktur produk dan layanan agar value yang telah dirancang dapat diterjemahkan menjadi penawaran yang lebih jelas dan mudah dipahami oleh market.

Praktik: Draft struktur offer untuk produk atau layanan bisnis.

Proof & Trust Design

Trust

Menentukan bukti yang dibutuhkan agar market percaya pada value yang ditawarkan, melalui framework proof, process proof, data proof, result proof, expertise proof, social proof, dan system proof.

Praktik: Mapping proof & trust asset yang perlu dibangun oleh bisnis.
02

Brand Blueprint & Brand Awareness

Hari kedua berfokus pada bagaimana membangun brand yang kuat dan mengomunikasikannya kepada target market. Peserta belajar menentukan bagaimana brand ingin dikenal, dipercaya, dan dipersepsikan, lalu menerjemahkannya ke dalam strategi awareness, content, channel, campaign, dan metric yang relevan.

Why Do People Choose You?

Brand Blueprint

Memahami bahwa produk yang solutif saja belum cukup. Brand perlu memiliki pembeda agar dikenal, dipercaya, dipilih, dan pada akhirnya membangun loyalitas.

Praktik: Mengidentifikasi alasan utama mengapa market perlu memilih brand.

Positioning

Positioning

Menentukan posisi brand di benak customer menggunakan rumus TGM: Target Market + Market Category + UVP + Reason to Believe (RTB), lalu menerjemahkannya menjadi positioning statement.

Praktik: Menyusun positioning statement dan tagline brand.

Brand Character

Character

Menyusun karakter brand yang menjadi dasar cara brand berkomunikasi dan dipersepsikan, meliputi brand vision, mission, values, association, tone of voice, dan brand story.

Praktik: Draft brand character dan arah komunikasi brand.

Brand Identity

Identity

Menerjemahkan karakter dan positioning menjadi identitas visual, verbal, dan simbolis yang konsisten, termasuk brand name, logo, warna, dan elemen identitas yang merepresentasikan brand.

Praktik: Menentukan arah identitas yang selaras dengan brand blueprint.

Brand Awareness Strategy

Brand Awareness

Menentukan awareness objective dan memahami level awareness market agar aktivitas tidak hanya membuat brand ramai, tetapi membuat brand dikenal oleh orang yang tepat dan dikenal sebagai sesuatu yang tepat.

Praktik: Menentukan awareness objective dan target perubahan awareness.

Content Strategy

Content

Menyusun content pillar dan arah konten sebagai fondasi komunikasi brand, sehingga konten tidak berdiri sendiri tetapi konsisten dengan positioning dan objective awareness.

Praktik: Menyusun content pillar berdasarkan brand blueprint.

Channel Strategy

Channel

Menentukan peran channel organic dan channel lain yang relevan untuk menjangkau target market, berdasarkan karakter audience dan tujuan awareness bisnis.

Praktik: Channel mapping dan peran masing-masing channel.

Brand Awareness Metrics

Metrics

Mengukur awareness melalui metric yang sesuai, mulai dari reach, impression, views, unique users, traffic, engagement, hingga indikator yang menunjukkan kualitas awareness.

Praktik: Menentukan KPI awareness yang akan dimonitor.

Brand Awareness Audit & Campaign

Campaign

Mengevaluasi kondisi awareness saat ini lalu menyusun campaign berdasarkan campaign objective, target audience, main message, channel, content, dan metric yang akan digunakan.

Praktik: Draft brand awareness campaign yang terhubung dengan brand blueprint.
03

Sales & CRM

Hari ketiga berfokus pada bagaimana aktivitas marketing menghasilkan leads dan mendorongnya menjadi customer. Peserta belajar memahami proses acquisition, activation, hingga CRM untuk meningkatkan closing, retention, dan peluang terjadinya repeat purchase.

Acquisition: Dari Attention Menjadi Qualified Leads

Acquisition

Memahami fase ketika ketertarikan market dikonversi menjadi data leads yang dapat diproses. Fokusnya bukan sekadar mendatangkan banyak orang, tetapi menghasilkan leads yang relevan dan berkualitas.

Praktik: Memetakan acquisition journey dari visit hingga qualified leads.

Acquisition Funnel & Conversion Rate

Conversion

Membaca conversion rate dari visitor menuju leads, memahami metric berdasarkan channel, serta mengidentifikasi elemen yang memengaruhi conversion seperti audience relevance dan kesiapan asset acquisition.

Praktik: Menentukan conversion metric dan titik kebocoran acquisition.

Activation Journey

Sales

Memahami proses mengubah leads menjadi customer melalui journey yang terstruktur, mulai dari leads masuk, proses kontak dan follow-up, qualification, hingga closing.

Praktik: Menyusun sales activation journey bisnis.

Lead Treatment & Sales Assets

Activation

Membedakan treatment berdasarkan kualitas dan kesiapan leads serta menyiapkan activation assets, seperti script follow-up dan standar komunikasi, agar proses sales lebih konsisten.

Praktik: Lead classification dan draft follow-up flow.

Closing Rate & Activation Dashboard

Sales Metrics

Menggunakan closing rate sebagai metric utama Activation dan membaca dashboard untuk mengetahui apakah masalah terjadi pada response system, qualification, follow-up, offer, atau proses closing.

Praktik: Mapping activation metrics dan diagnosis conversion gap.

CRM: Closing Bukan Akhir Relationship

CRM

Memahami CRM sebagai sistem untuk mengelola data, komunikasi, pengalaman, dan relationship customer, bukan sekadar software atau database nomor kontak.

Praktik: Memetakan ruang lingkup CRM pada bisnis peserta.

CRM Funnel

Customer Journey

Menyusun journey setelah customer membeli: onboarding, customer experience/delivery, support & communication, satisfaction & feedback, hingga retention.

Praktik: Customer journey map setelah closing.

Customer Segmentation

Segmentation

Mengelompokkan customer berdasarkan status, nilai, potensi, kepuasan, dan produk/layanan agar komunikasi dan treatment CRM lebih relevan.

Praktik: Menyusun segmentasi database customer.

Retention, Repeat, Upsell, Cross-sell & Referral

Vertical Growth

Mengembangkan nilai customer setelah transaksi melalui retention, repeat purchase, renewal, upsell, cross-sell, dan referral sehingga pertumbuhan tidak selalu bergantung pada customer baru.

Praktik: Mapping peluang vertical growth dari customer existing.

CRM Metrics, Assets & Operating System

CRM System

Menentukan metric seperti retention rate, churn, repeat purchase, renewal, CLV, NPS, dan CSAT; sekaligus menyiapkan customer database, communication template, review & testimonial system, referral program, dashboard, serta ritme kerja CRM.

Praktik: Draft CRM dashboard dan operating rhythm untuk bisnis.

Untuk Siapa Saja yang Ingin Belajar Digital Marketing secara Lengkap dan Terstruktur

Tidak harus memiliki bisnis atau sudah bekerja di bidang marketing. Kelas ini dirancang untuk Anda yang baru ingin mulai belajar maupun ingin memperdalam pemahaman digital marketing secara lebih utuh.

Ingin belajar digital marketing secara terstruktur dan memahami apa yang perlu dipelajari dari awal.

Sudah mengenal atau menjalankan beberapa channel dan ingin memahami keterkaitannya dengan customer journey dan pertumbuhan bisnis.

Ingin memperkuat kemampuan dalam menyusun strategi, menentukan KPI, dan mengarahkan berbagai aktivitas marketing secara lebih terintegrasi.

Ingin memahami cara kerja digital marketing secara menyeluruh dan bagaimana setiap aktivitasnya dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan bisnis.

Yang Akan Anda Dapatkan Setelah Mengikuti Kelas

Bukan hanya materi tentang berbagai channel digital marketing. Setelah 3 hari, Anda akan memiliki pemahaman, framework, dan tools yang dapat digunakan untuk melihat dan menjalankan digital marketing secara lebih utuh.

Memahami bagaimana market, value, brand, awareness, acquisition, sales, hingga CRM saling terhubung dalam satu customer journey.

Memiliki kerangka berpikir yang membantu melihat peran setiap aktivitas digital marketing dan hubungannya dengan pertumbuhan bisnis.

Memahami bagaimana menentukan objective, target market, value, channel, hingga metric sebelum menjalankan aktivitas marketing.

Memahami perjalanan customer dari mengenal brand, menjadi leads, melakukan pembelian, hingga menjadi repeat customer.

Tidak hanya membaca reach, engagement, traffic, atau leads, tetapi memahami hubungan setiap metric dengan sales dan pertumbuhan bisnis.

Mendapatkan dashboard dan tools pendukung yang dapat digunakan untuk mempraktikkan materi serta membantu melakukan tracking aktivitas digital marketing.

Bukan hanya mengajar growth. Frandy membangun bisnisnya sendiri dari nol.

Karena digital marketing tidak hanya tentang menjalankan channel, tetapi memahami bagaimana setiap aktivitas marketing dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan bisnis.

Frandy Takwa Subachtiar

Frandy Taqwa Subachtiar

Founder, business owner, CEO, dan praktisi pertumbuhan bisnis yang telah berpengalaman selama 18 tahun di dunia bisnis.

Dari Pengalaman Membangun Bisnis, Lahirlah Total Growth Marketing

Melalui kelas ini, peserta tidak hanya mempelajari digital marketing dari sisi channel, tetapi juga cara melihat keterhubungan setiap aktivitas marketing dan dampaknya terhadap bisnis.

Pengalaman membangun dan mendampingi bisnis tersebut menjadi dasar lahirnya Total Growth Marketing (TGM), framework yang menghubungkan market, value, brand, marketing, sales, hingga CRM dalam satu sistem pertumbuhan yang terintegrasi.

Frandy Taqwa Subachtiar adalah entrepreneur dan praktisi pertumbuhan bisnis dengan pengalaman lebih dari 18 tahun. Ia telah membangun berbagai bisnis dari nol serta mendirikan Impacta sebagai Strategic Growth Partner yang mendampingi berbagai bisnis dalam membangun strategi dan sistem pertumbuhannya.

18+ Tahun

tahun pengalaman bisnis

6+ Brand

Dibangun dari Nol

76+ Bisnis

Dibantu bertumbuh oleh Impacta

Total Growth Marketing Telah Diimplementasikan di Berbagai Bisnis

Karena digital marketing tidak hanya tentang menjalankan channel, tetapi memahami bagaimana setiap aktivitas marketing dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan bisnis.

dan masih banyak lagi

Bagaimana Pengalaman Peserta Setelah Mengikuti Kelas Digital Marketing Impacta?

Simak pengalaman peserta setelah belajar memahami digital marketing secara lebih utuh dan terstruktur bersama Impacta.

Suasana Kelas Digital Marketing Impacta

Intip suasana belajar, diskusi, praktik, dan interaksi peserta selama mengikuti Kelas Digital Marketing bersama Impacta.

3 Hari untuk Membangun Cara Kerja Digital Marketing yang Lebih Terarah

Belajar digital marketing secara utuh melalui framework Total Growth Marketing, dilengkapi praktik, tools, dan learning support yang dapat digunakan setelah kelas selesai.

Kelas Digital Marketing Impacta

Practical Total Growth Marketing Class

Investasi Peserta

Rp11.250.000

Rp4.500.000

Harga khusus untuk 20 pendaftar pertama Kelas Digital Marketing Impacta.

16 dari 20 kuota Special Price telah terisi.
Tersisa 4 kursi Tersisa dengan harga Rp4.500.000.

Tanggal dan venue mengikuti batch kelas yang tersedia.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Apakah kelas ini cocok untuk pemula?

Cocok untuk peserta yang sudah mengenal aktivitas digital marketing maupun yang sedang mulai membangun sistem marketing. Materi dimulai dari fondasi market dan value sebelum masuk ke campaign, sales, dan CRM.

Tidak. Tools dibahas sebagai bagian dari channel, tetapi fokus utama kelas adalah memahami bagaimana setiap aktivitas digital marketing berkontribusi pada customer journey dan pertumbuhan bisnis.

Ya. Kelas dirancang sebagai practical class. Peserta akan mengerjakan worksheet dan framework yang dapat diterapkan pada bisnis atau brand yang sedang dikelola.

Kelas ini tidak berhenti pada channel execution. Peserta belajar menghubungkan market, value, brand, awareness, acquisition, sales, dan CRM serta menentukan metric agar dampaknya dapat ditracking.

Sangat disarankan. Data sederhana seperti performa channel, leads, sales, dan database customer akan membantu peserta mengerjakan latihan dengan konteks bisnis yang lebih nyata.

Jangan Menambah Investasi Sebelum Mengetahui di Mana Revenue Anda Bocor

Audit seluruh growth system bisnis Anda, temukan akar masalahnya, dan tentukan prioritas perbaikan sebelum mengambil keputusan pertumbuhan berikutnya.